Merawat mesin mobil


Tubuh manusia membutuhkan air bahkan lebih dari itu tubuh kita ini lebih banyak airnya. Walaupun pada mesin, air tidak sebanyak itu, peranan air sebagai pendingin sangatlah besar. Air digunakan untuk menjaga agar suhu mesin tidak bergerak semakin tinggi. Karena panas yang berlebihan jelas akan merusak semua bagian dari mobil, terutama pada mesin dan instlasi listrik.

Walaupun ada pula mesin yang menggunakan udara sebagai pendingin, tetap saja pendingin dengan menggunakan air lebih populer, cara inilah yang banyak digunakan karena lebih efektif.
Agar pekerjaan mendinginkan mesin optimal maka pada mesin mobil dilngkapi juga dengan antara lain:

1. Radiator. Letaknya ada di depan mobil. Meletakan radiator di depan mobil dimaksudkan agar waktu berjalan bagian ini mendapat udara yang cukup dan udara bisa mengalir lancar untuk mendingin­kan air yang ada di dalammya. Air yang sudah dingin akan dia­lirkan kembali ke ruang mesin yang temperaturnya tinggi.

Ada 2 macam gangguan pada radiator. Pertama terjadi kebocoran yang ditandai dengan adanya air yang menetes dan kedua radiator ter­sumbat krak-krak air. Kedua gangguan ini menyebabkan mesin panas seperti yang ditunjukan pada meter indikator di depan sopir.
Gangguan ini dengan mudah dapat dibereskan oleh tukang radiator. Pipa radiator yang berwarna hitam menghubungkan radiator dengan mesin dan pompa air. Pipa yang sudah membesar sampai satu setengah kali, seharusnya sudah diganti dengan baru karena kalau dibiarkan bisa pecah disaat Anda menikmati perjalanan.

3. Pompa air letaknya di depan dari mesin. Untuk menggerakan pompa air di gunakan putaran dari kruk as dengan perantara tali kipas. Dengan pompa ini air bisa dipompakan dari radiator ke mesin dan sebaliknya. Gejala pertama kerusakan pada pompa air adalah bunyi bearing disaat mesin hidup. dan akan semakin jelas bila Anda menggunakan sebatang besi yang ujungnya didekatkan
antara pompa tersebut dan telinga. Kalau gejala ini tidak lang­sung diperbaiki maka akan mengakibatkan berkurangnya persediaan air.
Banyak pompa air yang tidak bisa diperbaki, artinya kalau rusak harus diganti dengan baru secara lengkap. Sebaliknya pada sebagian mesin lama bisa diganti sebagian seperti bearing dan seal. Seal pompa air inilah yang menjaga agar air tidak bocor walaupun pompa air tersebut berputar.

4. Thermostad adalah bagian dari sistem pendingin mesin mobil. Bagian mesin ini tidak terlihat dari luar artinya kalau mau tau bentuknya harus membuka bagian yang melindunginya. Letaknya biasanya dekat dengan pompa air dan radiator. Bagian ini jarang rusak, yang sering terjadi adalah sebagian pemilik mobil minta agar bagian ini dilepas saja karena mesin panas. Tindakan ini keliru. Penyebab mesin panas bukan karena adanya themostat, tetapi terjadi panas bisa jadi karena tanaga mesin yang diberi beban berlebihan, seperti mesin kecil dibebani dengan kompresor ac yang lebih besar. Thermostat berfungsi menjaga agar temperatur mesin konstan. Pada mesin yang sudah tidak memiliki thermostat lagi, saat mesin turun gunung atau hujan, temperatur mesin cen­derung dingin dan sebaliknya pada tanjakan menjadi panas kembali. Perubahan temperatur yang terus menerus ini berakibat buruk pada mesin. Umur pakai mesin bisa lebih singkat. Maka kalau mesin mobil Anda panas bukan cara terbaik melepaskan thermostat. Cari­lah penyebabnya dengan menghubungi teknisi bengkel.

5. Tutup Radiator jangan dianggap seperti tutup botol. Fungsi tutup radiator lebih dari itu. Ada klep di bagian ini yang kalau terjadi tekanan lebih akibat air panas, melepaskan uap air ke reservoir (tampungan air). Karena di reservoir temperatur airnya lebih dingin maka uap itu lantas berubah menjadi air yang nan­tinnya kalau mesin mobil mati dan mulai dingin kembali, air akan terisap kembali ke ruang mesin akibat perbedaan tekanan. (kevakuman tekanan udara). Anda diminta waktu menam­bah air mesin. Tidak perlu menambah air lewat tutup radiator. Air cukup ditambah lewat reservoir yang transparan itu. Kalau membuka tutup radiator nanti ada udara diatas radiator.

6. Pada waktu tertentu Anda perlu mengganti air mesin. Lakukan pekerjaan itu saat mesin sudah dingin. Lepaskan penyumbat yang ada pada bagian bawa radiator, dan baut penyumbat yang ada pada sisi blok mesin, biarkan air terkuras sampai habis. Masukan air lewat tutup radiator, gunakan selang air dan biarkan air terus mengalir sampai air buangannya sudah jernih. Air yang kotor akan menyebabkan kerusakan pada bagian- bagian pendinginan mesin dan bagain dalam mesin.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: