Lagu Gayus Tambunan


Lihat Lagu Andai aku Gayus
Pukul 0.2.00 dini hari tanggal 16/1/2011, Bona Paputungan Pencipta dan pelantun ” Andai Aku Jadi Gayus ” dipanggil dan dan di periksa Kepolisian Polda Gorontalo, Bona di periksa di Bagreskrim Polda Gorontalo sehubungan dengan tindak lanjut laporannya Kepada Sentra pelayanan Kepolisian bahwa dirinya mendapatkan Teror dari seseorang yang tak dikenalnya.

Kepala Satuan oprasi 1 reserse dan kriminal Kepolisian Daerah Gorontalo Ajun Komisaris Besar Polisi Haddra,mengatakan kepada Metronews pagi ini ” Pemeriksaan yang dilakukan saat ini sebagai tahap ( langkah ) awal, penyidik masih mengumpulkan imformasi dari pelapor dan para saksi.

Kasat Operasi 1 Reskrim Gorontalo belum dapat memastikan aksi terror yang dilakukan melalui telepon yang mengatas namakan diri penelpon sebagai Anggota Densus. Dia berjanji Polda Gorontalo akan segera mengusut aksi teror yang menimpa pencipta sekaligus pelantun Lagu ” Andai Aku Jadi Gayus ” ini.

Terkait dugaan terror ini dilakukan oleh anggota Densus, Hadra mengatakan bahwa terlalu dini menyimpulkan karena saat ini masih dalam tahap pembuatan BAP ( Berita Acara Pemeriksaan ), masih perlu menghimpun keterangan tambahan untuk pengembangan ke tahap selanjutnya.< Agar rekan-rekan kompasianer dapat menganalisa permasalahan teror yang di alamatkan kepada pencipta lagu saya kutip syairnya dari " Youtube " seperti ini :

ANDAI AKU JADI GAYUS

( Ciptaan Boni Paputungan )

Sebelas maret

Diriku masuk penjara

Awalku menjalani

proses masa tahanan

Hidup di penjara

Sangat berat kurasakan

Badanku kurus

karena beban pikiran

Kita orang yang lemah

Tak ada daya upaya

Tak bisa berbuat banyak

Seperti para koruptor

Andai ku Gayus Tambunan

Yang bisa pergi ke Bali

Semua keinginannya

Pasti bisa terpenuhi.

lucunya di negeri ini

Hukuman bisa di beli

Kita orang yang lemah

pasrah akan keadaan

7 Oktober kubebas dari penjara

kubebas dari penjara

Menghirup udara segar

Lepaskan penderitaan

Wahai saudara

Dan para sahabatku

Lakukan yang terbaik

Jangan engkau salah arah

Ref :

Andai ku Gayus Tambunan

Yang bisa pergi ke Bali

Semua keinginannya

Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini

Hukuman bisa dibeli

Kita orang yang lemah

Pasrah akan keadann

Biarlah semua menjadi kenangan

Kenangan yang pahit

Dalam hidup ini **

Kembali kerefrein.

Membaca dan menelaah syair lagu yang bikin geger ini, menurut pendapat pribadi saya nampak memang ada sentilan2 yang menyudutkan kebijakan pemerintah soal Gayus Tambunan, namun belum bisa memprovokasi orang lain untuk melakukan tindakan anarkis, yang lainnya penulis berkisah tentang dirinya atau orang lain yang terpenjara dan tak dapat berbuat apa2 di dalam buai.

Di Daerah asal seniman ini Gorontalo Lagu Andai aku jadi Gayus menjadi sangat populer sejumlah masyarakat setempat mengunggah lagu ini ke jejarang sosial Youtube dan kemudian mengedarkannya melalui telepon selular.

Lagu ini semakin banyak di gandrungi masyarakat setempat karena mengandung unsur kritik sosial yang lahir disaat berita tentang Gayus sementara booming, lagu ini juga semakin menggejala ke seluruh Indonesia karena banyak di perbincangkan situs jejaring sosial Facebook.

Lagu ” Andai Aku Jadi Gayus ini diposting pertama kali di ” Youtube ” pada tanggal 14 januari 2011 berdurasi 4 menit, saat saya melongoknya di Youtube sudah diungngah oleh lebih dari 3000 orang, Bona sendiri adalah mantan Narapidana yang tentunya mengalami pahit getirnya hidup di penjara.

Sehubungan dengan teror yang menimpa pengarang lagu Andai Aku Jadi Gayus, saya sependapat dengan apa yang dikatakan oleh Kasat ops 1 Reskrim Polda Gorontalo AKBP Haddra masih perlu menghimpun keterangan dari berbagai pihak adalah beralasam, terlalu dini untuk menentukan siapa yang terlibat dalam Teror yang menimpa Bona Paputungan.

Pengakuan peneror yang menyebut identitas diri memang patut di pertanyakan, bagaimana mungkin seorang yang paham dan akhli dalam strategi kriminalitas bisa menyebut identitas untuk meneror seseorang korbannya, untuk itu pihak-pihak berwajib perlu lebih memperluas penyidikan dan penyelidikannya sebelum membuat keterangan pers menentukan pelaku yang sebenarnya**

Dari berbagai sumber dan diolah menjadi Reportase untuk Kompasiana.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: